Iklan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan

Air Radiator Motor Bekas Harus Diganti Sekarang

- Ternyata, air radiator dari mesin bekas perlu dikosongkan dan diganti secara berkala seperti halnya oli mesin.

Namun sayangnya pemilik sepeda motor mengabaikan dan membiarkan air radiator habis.

Nah, kapan sebaiknya air radiator mesin diganti?

"Sebenarnya produsen menyarankan untuk menguras air radiator setiap 24.000 km atau 2 tahun. Tapi menurutku di Jakarta lebih cepat lagi," kata Bowo.

Bowo adalah mekanik bengkel R59 Racing yang berada di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.

Karena jalan di Jakarta tidak semua lancar, kebanyakan macet dan padat.

Sementara dalam kemacetan, jarak tempuh tidak meningkat, namun mesin tetap berjalan.

"Maka dari itu, untuk motor harian sebaiknya dilakukan setiap 10.000 km atau setahun sekali," tambahnya.

Namun bukan berarti meninggalkan air radiator selama setahun.

"Jika berkurang, tambahkan dengan air radiator yang sama," lanjutnya Bowo.

Jangan izinkan air radiator di tangki penampung habis.

Jika air radiator habis, mesin dapat mengalami overheating dan komponen di dalam mesin akan segera rusak.

Itu adalah kondisi air radiator pada motor bekas kesayangan yang perlu diganti atau dibuang dengan yang baru.

Further Reading:
Copied 👍

Latest News

  • Air Radiator Motor Bekas Harus Diganti Sekarang
  • Air Radiator Motor Bekas Harus Diganti Sekarang
  • Air Radiator Motor Bekas Harus Diganti Sekarang
  • Air Radiator Motor Bekas Harus Diganti Sekarang
  • Air Radiator Motor Bekas Harus Diganti Sekarang
  • Air Radiator Motor Bekas Harus Diganti Sekarang

Post a Comment

Iklan
Iklan