Iklan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan

Ironis, Anak WN India Dukung Genosida di Gaza Tewas Rudal AS di Selat Hormuz

Keluarga Korban Serangan AS di Selat Hormuz Terungkap sebagai Pendukung Genosida Israel

Seorang ayah dari salah satu warga India yang tewas dalam serangan Amerika Serikat terhadap kapal berbendera Palau di Selat Hormuz diketahui memiliki jejak digital yang menunjukkan kebencian terhadap umat Islam. Hal ini terungkap setelah keluarga meminta bantuan untuk menemukan lokasi putranya di media sosial.

Pada pekan lalu, Rajesh Sharma, ayah dari Aditya Sharma, membagikan pesan panik di media sosial. Pihak keluarga merasa khawatir setelah mengetahui adanya penyerangan di Oman pada hari Ahad (7/6/2026). Meski putranya mengirim pesan WhatsApp pada hari Senin yang mengonfirmasi keselamatannya, hanya satu jam setelahnya, kapal milik putranya menjadi sasaran serangan yang fatal.

Rajesh menerima pesan dari perusahaan pelayaran yang memberitahu tentang serangan tersebut. Pesan itu menyatakan bahwa salah satu kapal mereka, MT Settebello, diserang oleh rudal Angkatan Laut AS. Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa tiga awak kapal hilang dari kapal.

Netizen yang menanggapi seruan Rajesh kemudian menemukan jejak digital mengenai pernyataan Islamofobia, termasuk seruan untuk “pembersihan etnis” Muslim di Gaza. Salah satu unggahan Rajesh menyebutkan, “Saya pikir Israel sekarang harus secara etis membersihkan seluruh Gaza dan menjadikannya wilayah non-Muslim. Ini satu-satunya solusi untuk menjaga perdamaian di sana. Kudos to Mosad dan @IDF.” Unggahan tersebut belakangan ia hapus, tetapi masih banyak jejak kebenciannya terhadap Islam yang terekam.


Salah satu unggahan Rajesh Sharma, ayah pelaut India Aditya Sharma yang tewas di kapal yang dirudal AS di Selat Hormuz. - (X)

Perlahan, pandangan Rajesh kian ekstrem. Pada tahun 2024, ia membuat postingan dengan bunyi, “Pada akhir abad ke-21, setiap Muslim di dunia ini akan tersingkir atau akan berpindah agama menjadi agama yang damai.”

Pada Kamis (11/6/2026), pemerintah India mengumumkan bahwa Aditya Sharma, seorang pelaut muda India, termasuk di antara tiga orang yang tewas dalam serangan militer Amerika yang menghancurkan sebuah kapal komersial yang beroperasi di lepas pantai Oman.

Eskalasi di Selat Hormuz dipicu oleh serangan AS dan Israel ke Iran pada Februari lalu. Serangan itu telah menewaskan lebih dari 3.000 warga Iran. Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di Teluk dan mengambil kendali atas perlintasan kapal di Selat Hormuz yang bebas dilintasi sebelum perang. Dalam langkah putus asa, AS kemudian juga melakukan blokade dan menembaki kapal-kapal yang diizinkan Iran melintas.

Pemerintah India pada Rabu lalu telah memanggil diplomat senior AS di New Delhi untuk meminta penjelasan setelah militer AS menyerang kapal berbendera Palau di lepas pantai Oman, menewaskan tiga pelaut India. Beberapa jam sebelumnya, AS juga mengebom kapal lain berbendera Palau yang membawa 24 pelaut India – juga di lepas pantai Oman.

Dan pada hari Kamis, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukannya telah “melumpuhkan” kapal tanker ketiga di Teluk Oman setelah kapal tersebut “melanggar blokade terhadap Iran dengan mencoba mengangkut minyak Iran”.

Serangan terhadap kapal yang membawa pelaut India juga merupakan titik pertikaian terbaru dalam hubungan antara Washington dan New Delhi, yang telah mencapai titik terendah baru selama masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump. Trump diperkirakan akan bertemu dengan mitranya dari India, Narendra Modi, minggu depan di KTT Kelompok Tujuh (G7) di Prancis.

Further Reading:
Copied 👍

Latest News

  • Ironis, Anak WN India Dukung Genosida di Gaza Tewas Rudal AS di Selat Hormuz
  • Ironis, Anak WN India Dukung Genosida di Gaza Tewas Rudal AS di Selat Hormuz
  • Ironis, Anak WN India Dukung Genosida di Gaza Tewas Rudal AS di Selat Hormuz
  • Ironis, Anak WN India Dukung Genosida di Gaza Tewas Rudal AS di Selat Hormuz
  • Ironis, Anak WN India Dukung Genosida di Gaza Tewas Rudal AS di Selat Hormuz
  • Ironis, Anak WN India Dukung Genosida di Gaza Tewas Rudal AS di Selat Hormuz

Post a Comment

Iklan
Iklan