Apakah rem blong membuat transmisi matik cepat rusak?
Sering Menginjak Gas Mendadak Bisa Menyebabkan Kerusakan Pada Transmisi Otomatis?
Menginjak gas secara tiba-tiba dan terus-menerus apakah benar bisa menyebabkan transmisi mobil matic cepat rusak. berikut jawabannya
/ Tips & Trick
Ryan Fasha 8 Juni, 09.00 WIB 8 Juni, 09.00 WIBJumlah kendaraan dengan transmisi otomatis di Indonesia semakin meningkat.
Kemudahan dalam mengoperasikan kendaraan dan kenyamanan saat berkendara lebih unggul dibandingkan mobil yang menggunakan transmisi manual.
Paling sedikit terdapat tiga jenis transmisi otomatis yang sering kita jumpai, yaitu AT biasa, Continuously Variable Transmission (CVT), hingga Dual Clutch Transmission (DCT).
Semua sistem transmisi otomatis ini dirancang sedemikian rupa sehingga kendaraan dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan dalam segala kondisi.
Banyak isu beredar bahwa rem tiba-tiba bisa menyebabkan transmisi otomatis rusak lebih cepat, apakah hal itu benar?
"Sebaiknya kita mengemudikan mobil dengan transmisi matic dengan lembut dan tidak sering menginjak gas secara tiba-tiba," ujar Supriyanto, pemilik bengkel Rizky Auto yang spesialisasi di transmisi matic.
"Terutama tipe CVT yang memang perpindahan sabuk baja sangatsmooth," jelasnya.
Terlalu sering mengoperasikan mobil dengan transmisi otomatis secara kasar menyebabkan transmisi mendapat lonjakan daya yang tiba-tiba.
Hal ini dapat menyebabkan komponen kopling pada transmisi AT atau sabuk logam dan pulley pada CVT mengalami keausan yang cepat akibat gesekan yang berlebihan.
Selain itu, getaran yang terus-menerus menyebabkan suhu pada transmisi otomatis meningkat.
"Kerusakan pada komponen transmisi otomatis menjadi lebih cepat dan oli sebagai pelumas akan segera kehilangan kemampuannya," jelas Supriyanto yang memiliki bengkel di Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Jadi gunakan teknik kickdown atau menginjak pedal gas dengan bijak.
Copyright 2026
Related Article
Post a Comment